IKN-Tolitoli – Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Tolitoli menggelar Rapat Kerja (Raker) periode 2026-2031 di MAN Tolitoli, Jalan Sultan Hasanuddin, Kabupaten Tolitoli, Minggu (20/9/2026).
Raker yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.30 WITA tersebut menjadi momentum bagi jajaran pengurus untuk menyusun dan menetapkan arah program kerja KKSS Kabupaten Tolitoli selama satu periode kepengurusan.
Kegiatan dipimpin langsung Ketua BPD KKSS Kabupaten Tolitoli, serta diikuti unsur ketua, sekretaris dan bendahara, 16 bidang dalam struktur BPD KKSS Tolitoli, serta satu lembaga otonom, yakni Lembaga Seni Budaya Sulsel (LSB-SS).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan sekaligus Rapat Kerja yang dibuka langsung oleh Ketua BPD KKSS Kabupaten Tolitoli, Andi Ahmad Syarif.
Dalam arahannya, Andi Ahmad Syarif menegaskan bahwa fokus utama KKSS tidak hanya berkaitan dengan organisasi, tetapi juga menyentuh persoalan sosial, kebudayaan, dan kemasyarakatan.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dan pembahasan program kerja dari masing-masing bidang. Setiap bidang menyampaikan rencana kerja yang akan menjadi bagian dari pelaksanaan program organisasi selama periode kepengurusan 2026-2031.
Pembahasan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pengesahan program kerja secara keseluruhan.
Program Kerja Jadi Kompas Organisasi
Menutup rangkaian Raker, Ketua BPD KKSS Kabupaten Tolitoli menyampaikan bahwa pengesahan program kerja menjadi bagian penting dalam menentukan arah organisasi ke depan.
Ia menyebut, setelah Raker dilaksanakan dan seluruh program kerja disahkan, BPD KKSS Kabupaten Tolitoli kini telah memiliki arah yang jelas untuk menjalankan roda organisasi selama satu periode ke depan.
"Pasca Raker digelar dan program kerja telah disahkan, BPD KKSS Kabupaten Tolitoli telah memiliki kompas, telah memiliki arah akan bagaimana selama satu periode ke depan," ujar Andi Ahmad Syarif dalam penyampaian penutupnya.
Ia juga menyampaikan bahwa seluruh program kerja yang telah disahkan nantinya akan dituangkan dalam bentuk matrikulasi program kerja dan dipajang di sekretariat BPD KKSS Kabupaten Tolitoli.
Menurutnya, langkah tersebut diharapkan dapat menjadi alat kontrol sekaligus alat ukur bagi pengurus dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Dengan adanya matrikulasi tersebut, setiap pengurus diharapkan dapat terus melihat dan mengingat program kerja yang telah disusun, sehingga pelaksanaannya dapat dipantau secara bersama-sama.
Di akhir penyampaiannya, Andi Ahmad Syarif meminta seluruh pengurus untuk melaksanakan program kerja yang telah disusun dan ditetapkan dengan penuh tanggung jawab.
Rapat Kerja Pengurus Daerah KKSS Kabupaten Tolitoli periode 2026-2031 kemudian ditutup secara resmi oleh Ketua BPD KKSS Kabupaten Tolitoli.
Raker tersebut diharapkan menjadi pijakan awal bagi jajaran pengurus dalam menjalankan berbagai agenda KKSS Kabupaten Tolitoli, khususnya yang berkaitan dengan bidang sosial, kebudayaan, dan kemasyarakatan selama periode kepengurusan 2026-2031. (SP)

0Komentar