GpGiTSWiBSCpBSA6BSriTfdoGd==
Light Dark
Festival Tambua IV Digelar di SDN 09 Manggis Ganting, Jadi Ajang Pelestarian Budaya Minang

Festival Tambua IV Digelar di SDN 09 Manggis Ganting, Jadi Ajang Pelestarian Budaya Minang

×


IKN-Bukuttinggi – Festival Tambua IV digelar di SD Negeri 09 Manggis Ganting, Kota Bukittinggi, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk mengenal, mencintai sekaligus melestarikan seni budaya tradisional Minangkabau.

Ketua Panitia Festival Tambua IV, Elsi Rahayu, S.Pd., Gr., mengatakan, SD Negeri 09 Manggis Ganting dipercaya sebagai tuan rumah sekaligus sekolah yang menjadi pencetus pelaksanaan Festival Tambua di Kota Bukittinggi

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menampilkan keterampilan seni tambua para pelajar, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar sekolah.

Festival Tambua ini bertujuan untuk melestarikan budaya Minang, menjalin silaturahmi serta meningkatkan dan mengembangkan bakat anak-anak sekolah,” ujar Elsi Rahayu.

Festival Tambua IV turut dihadiri Veronika Cintia Dewi, A.Mg., S.KM., yang mewakili Wali Kota Bukittinggi sekaligus membuka kegiatan. Hadir pula perwakilan Dinas Pendidikan, kepala sekolah, ketua komite sekolah, perwakilan kecamatan, niniak mamak serta masyarakat setempat. 

Antusiasme terlihat dari keikutsertaan sejumlah sekolah dasar dalam festival tersebut. Sebanyak 9 sekolah ambil bagian dalam Festival Tambua IV, yakni:

SDN 05 Tarok Dipo

SDN Jamiyatul Hujjaj Bukittinggi

SDN 18 Tarok Dipo

SDN 02 Aur Kuning

SDN 11 Campago Guguk Bulek

SDN Cendikia Bukittinggi

SDN 06 Aur Tajungkang Tangah Sawah

SDN 04 Garegeh

SDN 09 Manggis Ganting sebagai tuan rumah

Selain menjadi ajang kreativitas dan penampilan seni siswa, Festival Tambua IV juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap warisan budaya Minangkabau.

Dalam kegiatan tersebut juga disiapkan Piala Wali Kota Bukittinggi bagi peserta terbaik. Piala tersebut nantinya akan diserahkan oleh Kepala SD Negeri 09 Manggis Ganting.

Pelaksanaan Festival Tambua IV diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi agenda yang mampu memperkuat pelestarian seni tradisional Minang di lingkungan sekolah sekaligus memperkenalkan budaya daerah kepada generasi muda sejak dini.   (AT)

0Komentar