IKN-Banjarnasin – Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) Sa-Dunia menyatakan komitmennya untuk mendukung putra-putri Banua yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri dan meningkatkan daya saing di tingkat internasional. Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan antara Presiden KBB Sa-Dunia sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat KBB Sa-Dunia H. Sahbirin Noor atau Paman Birin, Perwakilan Wilayah Luar Negeri (PWLN) KBB Taiwan Muhammad Ghalih dan Sekretaris Jenderal KBB Sa-Dunia Taufik Arbain.
Dalam pertemuan tersebut, Paman Birin menyatakan kesiapan KBB Sa-Dunia untuk memberikan dukungan, termasuk rekomendasi melalui jaringan KBB, kepada putra-putri Banua yang memiliki keinginan melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Menurutnya, generasi muda Banua perlu didorong agar berani mengambil kesempatan pendidikan internasional dan mampu menjadi bagian dari masyarakat global yang kompetitif.
Namun, kemampuan bersaing secara internasional juga diharapkan tetap berjalan seiring dengan upaya menjaga jati diri dan identitas kebanjaran. Putra-putri Banua yang menempuh pendidikan maupun berkarier di luar negeri diharapkan dapat menjadi representasi orang Banjar yang berdaya saing, berprestasi, sekaligus tetap membawa nilai dan budaya Banjar di lingkungan internasional.
KBB Taiwan Siap Perkuat Akses Pendidikan
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Ghalih dari PWLN KBB Taiwan menyampaikan kesiapan KBB Taiwan untuk mengambil peran dalam memperluas akses pendidikan dan jejaring internasional bagi generasi muda Banua. Keberadaan jaringan KBB di luar negeri dinilai memiliki potensi untuk menjadi jembatan antara putra-putri Banua dengan berbagai kesempatan pendidikan internasional.
Dukungan tersebut dapat dikembangkan melalui penyebarluasan informasi beasiswa, pendampingan persiapan studi ke luar negeri, jejaring dengan perguruan tinggi, penguatan kemampuan akademik dan bahasa, hingga rekomendasi melalui jaringan KBB. “Harapannya, KBB di luar negeri tidak hanya menjadi wadah silaturahmi Bubuhan Banjar, tetapi juga dapat menjadi jembatan pendidikan, jejaring dan pengembangan kapasitas bagi generasi muda Banua”, ujar Muhammad Ghalih.
Menurutnya, semakin banyak generasi Banjar yang memperoleh pengalaman pendidikan internasional, semakin besar pula peluang hadirnya sumber daya manusia Banua yang mampu berkontribusi pada pembangunan daerah di masa mendatang. Mereka juga diharapkan dapat membangun jejaring global tanpa kehilangan hubungan dengan kampung halaman.
Bahas Persiapan Kongres dan Aruh Ganal November
Selain membahas penguatan program pendidikan, pertemuan tersebut juga diisi dengan diskusi mengenai persiapan Kongres KBB Sa-Dunia dan Aruh Ganal yang direncanakan berlangsung pada bulan November mendatang. Kongres dan Aruh Ganal menjadi salah satu agenda penting KBB Sa-Dunia dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mempertemukan Bubuhan Banjar dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri.
Pertemuan tersebut juga membahas pentingnya memperkuat keterlibatan jaringan KBB luar negeri dalam agenda organisasi, termasuk dalam bidang pendidikan, kebudayaan, pengembangan generasi muda, serta penguatan jejaring diaspora Banjar.
PWLN KBB Taiwan menyatakan kesiapan untuk terus berkoordinasi dengan Pengurus Pusat KBB Sa-Dunia dalam menyukseskan agenda tersebut. Sinergi antara KBB Sa-Dunia dan jaringan KBB di mancanegara diharapkan dapat melahirkan semakin banyak program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Banua.
Melalui kolaborasi tersebut, KBB ingin mendorong lahirnya generasi Banjar yang mampu berkiprah secara global, berdaya saing, dan tetap bangga membawa identitas budaya Banjar di mana pun berada. (MG)
Keterangan Foto:
Dari kiri: Presiden KBB Sa-Dunia sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat KBB Sa-Dunia H. Sahbirin Noor (Paman Birin), PWLN KBB Taiwan Muhammad Ghalih, dan Sekretaris Jenderal KBB Sa-Dunia Taufik Arbain dalam pertemuan koordinasi yang membahas dukungan pendidikan bagi putra-putri Banua serta persiapan Kongres dan Aruh Ganal KBB Sa-Dunia pada November mendatang.

0Komentar