Sidang terbuka akademik yang dihadiri oleh para wisudawan dan masyarakat umum ini, juga dihadiri langsung oleh Ketua STT IKAT Jakarta, Dr. Jimmy MR. Lumintang, M.A., MBA., M.Th, Ketua STT IKAT Sambab Dr. Mesak Dowansiba, M.Th, Bupati Pegunungan Arfak Dr. Dominggus Saiba, S.Pd.K., M.Si yang sekaligus memberikan orasi ilmiah, hadir pula senator Papua Barat Yance Samonsabra, S.H., M.Si serta sejumlah pejabat daerah di lingkungan Pemprov Papua Barat dan Pemkab Manokwari.
Sidang terbuka yang digelar di gedung Gereja Pentakosta di Papua (GPdP) SP 7 Sambab tersebut, yang diawali prosesi masuknya wisudawan dan senat akademik hingga penutupan sidang terbuka berlangsung khidmat dan penuh suka cita serta rasa syukur.
Ketua STT IKAT Jakarta, Dr. Jimmy MR. Lumintang dalam sambutannya menyampaikan puji syukur atas pencapaian yang telah diraih oleh STT IKAT pada dies natalis ke-40 tahun ini, mulai dari peningkatan akreditasi hingga peningkatan kualitas akademik para dosen.
Disampaikannya pula bahwa STT IKAT menyadari bahwa perubahan regulasi, tuntutan mutu dan tantangan ekonomi yang terus meningkat merupakan kenyataan yang harus dihadapi, sehingga menurutnya, tantangan-tantangan tersebut harus disikapi sebagai kesempatan untuk bertumbuh dan melayani lebih luas.
Sementara Ketua STT IKAT Sambab Dr. Mesak Dowansiba, M.Th dalam sambutannya menyampaikan bahwa gelar akademik yang disandang oleh para wisudawan bukanlah mahkota kebanggaan, melainkan tanggung jawab pelayanan. Dunia saat ini membutuhkan pemimpin-pemimpin gereja yang rendah hati, berintegritas dan mampu menjawab tantangan zaman dengan kebenaran Firman Tuhan ditengah masyarakat, ditempat kerja, dikeluarga dan di media sosial.
“Kami bangga bagaimana kalian dari mahasiswa yang ragu-ragu menjadi pelayan yang percaya diri, dari pembaca Alkitab yang pemula menjadi penafsir yang bijaksana, dari peserta kelas yang diam menjadi pemimpin diskusi yang menginspirasi”, ucap Mesak (Smr)

0Komentar