GpGiTSWiBSCpBSA6BSriTfdoGd==
Light Dark
Baruna Academy Yogyakarta Terima Kunjungan Kemendikdasmen dan KADIN Sleman

Baruna Academy Yogyakarta Terima Kunjungan Kemendikdasmen dan KADIN Sleman

×

IKN-Sleman – Baru-baru ini Baruna Academy Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta menerima kunjungan resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemedikdasmen) Republik Indonesia dan Kamar Dagang dan Industri Kadin) Indonesia dalam rangka kegiatan monitoring, evaluasi, serta penguatan sinergi antara lembaga kursus dan pelatihan dengan dunia usaha dan dunia industri, Selasa (24/02/26).

Kunjungan ini dihadiri oleh Dr. Yaya Sutarya, S.Pd., M.Pd., selaku Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap sistem pelatihan berbasis kompetensi yang diterapkan Baruna Academy Yogyakarta. Menurutnya, model pembelajaran yang mengedepankan praktik langsung dan kedisiplinan kerja telah sejalan dengan arah kebijakan penguatan pendidikan vokasi nasional.

Turut hadir pula Ketua KADIN Sleman, Yudi Prihantana, S.E., yang menekankan pentingnya kolaborasi konkret antara lembaga pelatihan dan dunia industri. Ia menyampaikan bahwa sinergi yang kuat akan mempercepat lahirnya tenaga kerja profesional, kompeten, serta mampu bersaing di tingkat global, khususnya di sektor perhotelan dan kapal pesiar internasional.

Agenda kunjungan meliputi peninjauan fasilitas praktik, observasi proses pembelajaran, serta dialog interaktif bersama peserta pelatihan dan manajemen lembaga. Fokus utama evaluasi adalah kesiapan lulusan dalam memasuki dunia kerja dengan standar industri internasional.

Salah satu peserta pelatihan, Fahruz Zaini asal Tanah Laut, Kalimantan Selatan, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi motivasi besar untuk terus meningkatkan kompetensi dan etos kerja. Ia berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara optimal di dunia kerja, bahkan menjadi bekal untuk mewujudkan cita-citanya membuka restoran dengan menu internasional di daerah asalnya.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin kerja sama berkelanjutan antara pemerintah, lembaga pelatihan dan dunia industri guna memperkuat kualitas pendidikan vokasi serta mencetak lulusan yang siap kerja, profesional dan berdaya saing tinggi. (Tim)

0Komentar