GpGiTSWiBSCpBSA6BSriTfdoGd==
Light Dark
Di Bawah Kepemimpinan Gus Mislahudin, JATMA ASWAJA NTB Semakin Mendunia

Di Bawah Kepemimpinan Gus Mislahudin, JATMA ASWAJA NTB Semakin Mendunia

×

IKN-Mataram – Di bawah kepemimpinan Gus Mislahudin, Jam'iyah Ahlith Thariqah Al Mu'tabarah Ahlussunnah Wal Jama'ah (JATMA ASWAJA) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menunjukkan perkembangan yang semakin pesat. Berbagai kegiatan keagamaan, silaturahmi, koordinasi organisasi, serta penguatan jaringan menjadi bagian penting dalam memperluas kiprah JATMA ASWAJA, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga hingga ke tingkat nasional dan internasional.

Kepemimpinan Gus Mislahudin dinilai mampu membawa semangat baru dalam membangun komunikasi dan sinergi antarpengurus serta para tokoh ulama, habaib, tuan guru, dan masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam memperkokoh keberadaan JATMA ASWAJA NTB sebagai wadah yang mengedepankan nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah, persatuan umat, dakwah, silaturahmi, dan kemaslahatan masyarakat.

Sejumlah agenda organisasi yang dilaksanakan di berbagai daerah menjadi bukti semakin aktifnya gerakan JATMA ASWAJA NTB. Rapat koordinasi, zikir dan doa, silaturahmi ulama dan tokoh masyarakat, kegiatan dakwah, serta konsolidasi kepengurusan terus dilakukan sebagai upaya memperkuat jaringan dan memperluas manfaat organisasi.

Dalam rangkaian perjalanan tersebut, rombongan JATMA ASWAJA NTB  bisa menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Puncak Kerinduan kepada Sang Kekasih”, bersama Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Yahya, yang dilaksanakan pada ahad, 18 Oktober 2026, di Bogor, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut diisi dengan tawassul, zikir, pembacaan Maulid, dan tausiyah, menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat ukhuwah dan silaturahmi antarsesama umat Islam.

Kehadiran rombongan JATMA ASWAJA NTB yang dipimpin Gus Mislahudin di berbagai agenda tersebut menjadi bagian dari ikhtiar membangun jaringan silaturahmi yang lebih luas, khususnya antara para ulama, habaib, dan keluarga besar JATMA ASWAJA di NTB dengan para masyayikh dan tokoh-tokoh keislaman di berbagai daerah.

Setelah dari acara itu Rombongan JATMA ASWAJA NTB yang dipimpin oleh Gus Mislahudin juga melaksanakan perjalanan silaturahmi dan sowan kepada para ulama. Dalam rangkaian perjalanan tersebut, rombongan berkesempatan sowan ke kediaman Sayyidil Walid Habib Syaikhan bin Musthofa Al Bahar di Depok, Jawa Barat, sebagai bagian dari ikhtiar mempererat silaturahmi, memohon doa, serta mengambil keberkahan dan nasihat dari para masyayikh.

Setelah dari Depok, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju Blitar, Jawa Timur, untuk bersilaturahmi dan mengikuti sejumlah agenda keagamaan.

Dengan semakin terbukanya jaringan komunikasi dan silaturahmi, kiprah JATMA ASWAJA NTB perlahan semakin dikenal di berbagai wilayah. Semangat tersebut juga menjadi modal penting untuk membangun jejaring yang lebih luas di tengah perkembangan zaman dan tantangan kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.

Gus Mislahudin bersama jajaran pengurus terus mendorong agar JATMA ASWAJA NTB tidak hanya menjadi organisasi yang aktif secara internal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat dan masyarakat. Nilai-nilai keagamaan, persaudaraan, kebersamaan, serta kecintaan terhadap ulama dan tradisi Ahlussunnah Wal Jamaah menjadi landasan dalam setiap langkah organisasi.

“JATMA ASWAJA harus terus bergerak, membangun silaturahmi, memperkuat ukhuwah dan memberikan manfaat bagi umat. Dari NTB kita terus membangun jaringan dan memperkenalkan nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah ke wilayah yang lebih luas”, demikian semangat yang terus digaungkan dalam berbagai kegiatan organisasi.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa di bawah kepemimpinan Gus Mislahudin, JATMA ASWAJA NTB memiliki peluang besar untuk semakin berkembang dan dikenal luas. Dari berbagai kegiatan di tingkat daerah hingga jaringan yang lebih luas, organisasi ini terus meneguhkan komitmennya untuk menjadi bagian dari gerakan dakwah dan penguatan ukhuwah Islamiyah.

JATMA ASWAJA NTB semakin bergerak, semakin solid, dan semakin mendunia.(Hamdiono)

0Komentar