Menurut anggota tim, Darmawan, S.Pd., M.SI, selama kurang lebih dua periode atau sekitar 14 tahun, Desa Teratak dinilai masih tertinggal dibandingkan sejumlah desa lainnya yang ada di Kecamatan Batukliang Utara. “Kita sangat tertinggal jauh dari desa-desa lain selama dua periode, sekitar 14 tahun. Kopdes belum kita miliki, kolam dibuat namun tidak berfungsi, bahkan BUMDes mengalami kemacetan dan tidak diurus. Ini yang menjadi salah satu alasan kami menginginkan adanya perubahan”, ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi bagian dari alasan dukungan terhadap Muhamad Marzuki. Menurut tim dan masyarakat, masyarakat membutuhkan figur pemimpin yang memiliki sifat keberanian untuk melakukan evaluasi terhadap program-program yang belum berjalan maksimal serta mencari solusi baru untuk meningkatkan perekonomian desa.
Muhamad Marzuki melalui slogan “Fokus Membawa Perubahan” dinilai menawarkan semangat pembenahan, khususnya dalam pengelolaan potensi desa, pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal. Anggota timnya juga menyebutkan bahwa dukungan terhadap Muhamad Marzuki cukup besar. Ia mengklaim calon nomor urut 2 menjadi salah satu kandidat yang memiliki banyak pendukung di tengah masyarakat.
Namun, dengan besarnya dukungan tersebut pada akhirnya tetap akan diuji melalui suara masyarakat dalam pemilihan. Karena itu, seluruh kandidat memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan visi, misi dan program kepada masyarakat. Pilkades Teratak diharapkan tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan pembangunan desa selama ini dan menentukan arah Teratak untuk beberapa tahun ke depan.
Bagi masyarakat, pilihan terbaik tentunya adalah pilihan yang didasarkan pada visi, program, kemampuan, rekam jejak, serta komitmen calon untuk membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Hamdiono)

0Komentar