GpGiTSWiBSCpBSA6BSriTfdoGd==
Light Dark
Jejak Empang dalam Peta Tahun 1847

Jejak Empang dalam Peta Tahun 1847

×


IKN-Kota Bogor – Sebuah potongan peta kuno tahun 1847 menyimpan banyak petunjuk tentang wajah kawasan Empang pada masa lalu. Panah pertama mengarah ke lokasi yang kini dikenal sebagai Jembatan Goyang Pancasan, sementara panah di sebelahnya menunjuk ke Jembatan Bendung Empang yang masih menjadi penanda penting kawasan tersebut hingga sekarang.

Di seberang jembatan terdapat keterangan “Inlands. Begraafplaats”, yang dalam bahasa Belanda berarti pemakaman pribumi. Lokasi ini diyakini berada di area yang kini dikenal sebagai Kompleks Makam Dalem Sholawat. Menariknya, tepat di atas area pemakaman tergambar sebuah kotak hitam yang diduga merupakan kolam bermata air, yang lokasinya diperkirakan berada di kawasan Masjid Pekojan saat ini.

Lebih ke selatan terlihat penanda huruf L, yang merujuk pada lokasi Masjid At-Tohiriyah, salah satu masjid bersejarah di Empang. Sementara itu, huruf K pada legenda peta dijelaskan sebagai “Dalem van Regent”, yaitu kediaman resmi Bupati (Regent) pada masa Hindia Belanda.

Potongan peta ini bukan sekadar gambar lama, melainkan rekaman sejarah yang memperlihatkan bagaimana kawasan Empang berkembang dari masa ke masa. Nama tempat, bangunan, hingga situs-situs penting yang masih bertahan hari ini menjadi penghubung antara jejak masa lalu dan kehidupan masyarakat saat ini.  (")


Sumber: Koleksi Digital Universitas Leiden, Belanda.


#EmpangTempoDulu

#PetaBogor1847

#JejakSejarahEmpang

0Komentar