Tindak Lanjuti Aspirasi Petani, Senator Yance Samonsabra Kunjungi Pertamina dan Dinas Pertanian
IKN-Manokwari – Anggota DPD RI Yance Samonsabra, SH., M.Si melakukan kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat beberapa waktu lalu di Kabupaten Manokwari dan Kabupaten Manokwari Selatan, kemudian pada Senin (11/05/26) menindaklanjutinya dengan cara mengkoordinasikan aspirasi masyarakat tersebut dengan pihak Pertamina dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari, Papua Barat.
Senator Yance Samonsabra yang diterima Sales Branch Manager (SBM) Papua Barat II di PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Akhmad Sofyan Khalim di ruang kerjanya, lebih lanjut menerangkan bahwa aspirasi yang disampaikan petani yaitu bahwa saat ini petani sedang memasuki musim panen dan selanjutnya akan melakukan proses pengolahan lahan dan penanaman padi sawah untuk musim tanam kedua tahun 2026, sehingga untuk mengoperasikan alat dan mesin pertanian seperti traktor, jhondeer ataupun mesin tanam hingga mesin panen nantinya, tentu sangat membutuhkan bahan bakar dalam hal ini solar.
Lebih lanjut sebagai penyambung aspirasi masyarakat, Yance Samonsabra menyampaikan bahwa petani menyampaikan jika tahun-tahun sebelumnya BBM Jenis tertentu yang dikenal petani sebagai solar subsidi ini berjalan lancar. Namun di tahun ini, kata petani belum ada informasi
Usai mendengarkan penyampaian lengkap terkait aspirasi masyarakat dari senator, Sales Branch Manager (SBM) Papua Barat II di PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Akhmad Sofyan Khalim menegaskan bahwa alokasi dan stok BBM jenis tertentu khususnya bagi petani dan Nelayan di Papua Barat sebagaimana yang dimaksudkan oleh Anggota DPD RI Bapak Yance Samonsabra alokasi dan stoknya aman tersedia.
Lebih lanjut dijelaskan Sofyan bahwa karena ini adalah BBM Jenis tertentu yang diatur dengan regulasi yang ada, tentu realisasinya harus mengikuti mekanisme dan prosedur sebagaimana yang diatur dalam Peraturan BPH Migas tersebut, antara lain rekomendasi dari OPD Teknis yang membidangi masing-masing sektor (pertanian/petani, perikanan/nelayan).
“Prinsipnya kami menyediakan stok dan siap merealiasikan jika permintaan realiasinya mengikuti prosedur regulasi yang ada dan tahun ini memang pengajuannya agak sedikit berbeda yaitu melalui aplikasi Xstar BPH Migas yang merupakan platform digital untuk penerbitan rekomendasi pembelian BBM subsidi secara elektronik”, terang Sofyan.
Lebih lanjut dijelaskan, bahwa pihaknya sementara menunggu penerbitan surat rekomendasi dari dinas pertanian dan ketahanan kabupaten Manokwari yang ter uplaod di aplikasi, dan mungkin dibutuhkan waktu oleh dinas karena harus dilakukan upload persyaratannya per petani.
Usai mendapat penjelasan yang sangat gamblang dalam susana santai tersebut, selanjutnya Yance Samonsabra melanjutkan koordinasi ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Manokwari, yang diterima langsung oleh Plt. Kepala dinas Serdion Rahawarin di ruang kerjanya.
Serdion menjelaskan bahwa memang penerbitan rekomendasi tahun ini agak berbeda dari tahun sebelumnya yaitu melalui Aplikasi Xstar seperti yang Bapak Senator sudah dapatkan informasinya dari pertamina, sehingga dibutuhkan waktu bagi staf di dinas untuk menginput satu persatu data petani, sebagaimana yang diminta BPH Migas pada Aplikasi Xstar dimaksud.
“Memang tahun ini ada perubahan sistem penerbitan rekomendasinya, tidak manual lagi, tapi melalui aplikasi, dan kami komunikasi sangat intens melalui wa grup dengan ketua-ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kabupaten Manokwari”, terang Serdion
Lebih lanjut dijelaskannya, hingga siang ini, telah terbit dalam aplikasi surat rekomendasi kepada Gapoktan di SP 1, SP 2 dan SP 4, sementara yang lain sementara diproses sesuai kecepatan dan ketersediaan data yang diberikan oleh petani melalui Gapoktan-Gapoktan yang ada di Kabupaten Manokwari.
Usai mendapatkan penjelasan dari Pihak Pertamina dan Dinas Pertanian dan ketahanan pangan kabupaten Manokwari, Yance Samonsabra merasa puas bahwa aspirasi yang disampaikan oleh petani kepada dirinya telah ditindaklanjuti dan semua dalam proses pengerjaan oleh dinas terkait.
“Tentu saya merasa puas aspirasi masyarakat dalam hal ini petani sudah saya tindaklanjuti dan apresiasi juga untuk pertamina dan Dinas Pertanian Kabupaten Manokwari yang memiliki komitmen sangat baik untuk petani mendapatkan BBM jenis tertentu ini bagi petani”, ujarnya.
Dirinya juga berharap, OPD lain yang membidangi sektor sebagaimana diatur dalam peraturan BPH Migas dapat menindaklanjuti sebagaimana yang dilakukan oleh dinas pertanian, sehingga regulasi ini dapat benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Untuk Kabupaten Manokwari Selatan tentu saya berharap banyak belajar dari Kabupaten Manokwari dalam hal pelayanan kepada petani dan nelayan disana”, pungkasnya. (Smr)

0Komentar