GpGiTSWiBSCpBSA6BSriTfdoGd==
Light Dark
Israel "Ngebet" Lanjut Perang Dengan Iran, AS Ikut Siaga

Israel "Ngebet" Lanjut Perang Dengan Iran, AS Ikut Siaga

×


IKN-Jakarta – Israel mendesak Amerika Serikat agar perang terhadap Iran dilanjutkan kembali. Menurut laporan Lembaga Penyiaran Publik Israel Kan pada Kamis 14 Mei 2026. Hal itu disampaikan Tel Afif dalam pembicaraan para pejabat militer kedua negara soal kemungkinan skenario untuk aksi militer baru terhadap Iran selama pekan lalu.

Kan melaporkan para pejabat militer senior Israel dan perwakilan Sencom membahas kemungkinan dimulainya kembali operasi terhadap Iran bersama dengan opsi AS lainnya. Opsi itu termasuk memperketat blokade angkatan laut AS di Selat Hormus sebagai bagian dari apa yang disebut project freedom atau proyek kebebasan.

Menurut laporan tersebut, Tel Afif menyampaikan pesan kepada Washington yang menyatakan minatnya untuk melanjutkan aksi militer dengan alasan peran Iran telah berakhir lebih cepat dari seharusnya. Kami juga mengeklaim salah satu skenario yang dibahas melibatkan serangan terbatas AS terhadap fasilitas bahan bakar dan energi teheran.

Tujuannya untuk menekan Iran agar kembali ke meja perundingan dan meninggalkan program nuklirnya. Laporan itu menambahkan Israel telah siap menghadapi kemungkinan pembalasan Iran termasuk serangan rudal baru ke wilayah Israel jika pertempuran berlanjut. 

Sementara menurut para pejabat Israel, Presiden AS Donald Trump menghadapi dua pilihan utama, yaitu apakah melanjutkan aksi militer yang tentunya didukung Perdana Menteri Benyamin Netanyahu atau memperketat blokade maritim di pelakorps. 

Sebelumnya, seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada CNN, Telif akan senang jika kesepakatan AS dan Iran tak tercapai. Menurutnya, Tela Afif tetap bersiaga terhadap kemungkinan kegagalan perundingan dan siap mengepung selat Kormus. 

Meski begitu, pihak Israel tetap mengakui bahwa pada akhirnya keputusan ada di tangan Trang. Namun, Israel memperingatkan eskalasi adalah skenario realistis jika Iran terus bermain-main dan mengulur-ulur negosiasi. Sementara itu, sumber lain yang mengetahui diskusi tersebut menyebut AS dan Israel terus berkoordinasi soal rencana militer potensial di Irak. 

Hal itu termasuk serangan terhadap fasilitas dan infrastruktur energi serta pembunuhan terarah terhadap para pemimpin Iran jika pembicaraan gagal.  (*)



#as #iran #israel #breakingnews #rudaliran #damai #geopolitik #hariini


0Komentar