IKN-Lombok Tengah – Ketua Bidang Pembinaan dan Pelatihan Asosiasi Pedagang Asongan (APA) Lombok Tengah, M. Taufik yang dikenal dengan sapaan Relawan Batur Bajang turun langsung ke lapak para pelaku UMKM dalam rangka mendorong legalitas dan peningkatan kualitas usaha masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Dalam keterangannya, M. Taufik mengajak seluruh pelaku usaha kecil dan menengah di Lombok Tengah untuk mendukung program pemerintah pusat melalui BPJPH dengan cara mendaftarkan produk usahanya agar memperoleh Sertifikat Label Halal serta Nomor Induk Berusaha (NIB).
“Program ini sangat penting untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar UMKM. Kami mengajak semua pelaku usaha untuk memanfaatkan kesempatan ini,” ujar M. Taufik di sela kegiatan.
Adapun beberapa contoh produk UMKM yang langsung didaftarkan dalam kegiatan ini antara lain, nasi bungkus, donat, keripik singkong, es teh, gula kapas dan berbagai produk lainnya.
Program sertifikasi halal yang disampaikan melalui BPJPH di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia ini diberikan secara gratis bagi pelaku UMKM hingga bulan Oktober 2026, sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan ini Lalu Irfan beserta tim dari BPJPH Kementerian Agama, Badan Pendamping Jaminan Produk Halal (BPJPH), Lembaga Pendamping Produk Halal Ade Grup, para pelaku UMKM setempat, serta tokoh Pemuda seperti Hamdiono yang Sekaligus Wartawan IKN Peduli Masyarakat yang turut memberikan dukungan terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.
Lalu Irfan menerangkan bahwa melalui kegiatan ini, kami dari tim BPJPH Kementrian Agama, Badan Pendamping Jaminan Produk Halal (BPJPH), Lembaga Pendamping Produk Halal Ade Grup dan pendamping UMKM berharap para pelaku usaha di Lombok Tengah semakin sadar pentingnya legalitas usaha, Sertifikat Halal, dan NIB sebagai langkah untuk meningkatkan kualitas serta daya saing produk lokal.
"Semoga program gratis dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat demi kemajuan UMKM yang mandiri, maju, dan berdaya saing", ujarnya.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendorong UMKM Lombok Tengah untuk naik kelas, lebih kompetitif, serta memiliki legalitas usaha yang lengkap di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. (Hamdiono)

0Komentar