GpGiTSWiBSCpBSA6BSriTfdoGd==
Light Dark
45 Mahasiswa STIE Muara Teweh di Yudisium, Didorong Mampu Bersaing di Tingkat Nasional

45 Mahasiswa STIE Muara Teweh di Yudisium, Didorong Mampu Bersaing di Tingkat Nasional

×

IKN-Barito Utara – Sebanyak 45 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muara Teweh, Kalimantan Tengah resmi menyandang gelar Sarjana Manajemen usai mengikuti prosesi yudisium yang berlangsung khidmat, Kamis (15/4/2026).

Ketua STIE Muara Teweh, Dr. Hj. Sofia, SE., M.M., M.Pd., mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui mahasiswa dengan penuh perjuangan, mulai dari awal perkuliahan hingga penyelesaian studi.

“Menjadi sarjana bukan hal yang mudah. Dibutuhkan kerja keras, konsistensi serta dukungan dari orang tua dan lingkungan sekitar”, ujarnya.

Ia menilai keberhasilan para lulusan juga mencerminkan ketangguhan generasi muda daerah dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk mereka yang harus membagi waktu antara kuliah dan pekerjaan.

Dalam konteks yang lebih luas, Sofia menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi daerah memiliki peluang yang sama untuk berkontribusi di berbagai sektor strategis, baik di pemerintahan maupun dunia usaha.

“Lulusan daerah harus percaya diri. Banyak alumni STIE Muara Teweh yang telah berkiprah dan berhasil di berbagai bidang. Ini menjadi bukti bahwa kualitas tidak ditentukan oleh asal daerah”, katanya.

Ia juga mengingatkan para lulusan agar tetap menjunjung tinggi nilai-nilai moral, menghormati jasa orang tua serta para pendidik, dan tidak berpuas diri dengan gelar yang telah diraih.

“Perjalanan sesungguhnya baru dimulai setelah ini. Teruslah belajar, beradaptasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat”, tegasnya.

Sebagai bagian dari pembangunan nasional, peningkatan kualitas lulusan perguruan tinggi dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing bangsa. Oleh karena itu, Sofia mendorong para lulusan untuk terus mengembangkan kompetensi dan menjaga integritas dalam menghadapi dinamika dunia kerja.

Menutup sambutannya, ia berpesan agar para lulusan tetap rendah hati dalam setiap pencapaian. “Jadilah seperti ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk”, pungkasnya.

Dengan yudisium ini, sebanyak 45 lulusan diharapkan mampu menjadi bagian dari generasi produktif yang berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan sosial, baik di daerah maupun di tingkat nasional. (ASP)

0Komentar