IKN-Tokitoli – Kegiatan buka puasa bersama (bukber) Sudah menjadi tradisi sosial dan populer di Indonesia selama Ramadan untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan solidaritas Sosial, dan berbagi kebahagiaan.
Momentum Ramadhan Ini menjadikan Badan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD.KKSS) Kabupaten Tolitoli Melaksanakan Buka Puasa Bersama Di Rumah Kediaman Ketua BPD.KKSS Kabupaten Tolitoli Andi Ahmad Syarif.
Pada Hari Sabtu,14 Maret 2026 Kebahagian Dan Menjalin Silaturahmi Turut Hadir Forkompinda Kepala Kantor Kementerian Agama Kab.Tolitoli sekaligus Mengisi Ceramah KH. Drs. Makmur Muhammad Arief, Sekretaris Daerah Kab.Tolitoli Moh.Asrul Bantilan, Kapolres Kab.Tolitoli.
Komandan Danlanal,Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Muhammadong, Ketua/Pengurus Kerukunan Pilar, Kerukunan Bone, Soppeng, Wajo, Barru, Enrekang, Sidrap, Maros, Pangkep, Selayar, Toraja, Luwu Raya, Gowa, Jeneponto, Sinjai, Takalar, Bulukumba dan Badan Otonom Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS).
Ikatan Pemuda Sulawesi Selatan(IPSS) yang tergabung di KKSS, Kerukunan Keluarga Sulawesi Barat, Kerukunan Minang Sumatera Barat, Kerukunan Wargo Rukun, Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Kepemudaan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, serta Pengurus BPD.KKSS Kab.Tolitoli.
Dalam sambutan Ketua BPD. KKSS Tolitoli Menyampaikan Kegiatan Buka Puasa bersama di bulan Ramadhan mengajarkan nilai Agama Yaitu merawat silaturahmi dan nilai-nilai ini juga terkandung dalam Pancasila sebagai falsafah Bangsa Indonesia Dan Diatur Dalam Undang-undang Dasar 45.
Kegiatan buka puasa ini menjadi ajang silaturahmi, Ramadhan saat nya saling memaafkan, saling mensucikan diri juga mengajarkan untuk berbagi.
Kepala Kementerian Agama Kab. Tolitoli yg mengisi Ceramah Agama menyampaikan mari kita melaksanakan puasa lahir dan batin sebagai konsep ibadah komprehensif yang menggabungkan kepatuhan fisik dan penyucian jiwa secara lahir. Puasa menahan lapar haus,dan syahwat dari fajar hingga magrib.
Sempurnakan puasa dgn mengeluarkan zakat fitrah dan zakat harta dgn ketentuan yg telah di tetapkan.
Serta di bulan suci ramadhan ini mari kita menjaga hubungan kepada Allah (Hablum minallah) dan kepada sesama (Hablum minannas) yang di dasarkan prinsip kebaikan, menjalin silaturahmi dan kepedulian Sosial. (Tim)

0Komentar