GpGiTSWiBSCpBSA6BSriTfdoGd==
Light Dark
Kerukunan Bubuhan Banjar di Taiwan Dorong Generasi Banjar dan Indonesia Siap Studi Berkualitas di Taiwan

Kerukunan Bubuhan Banjar di Taiwan Dorong Generasi Banjar dan Indonesia Siap Studi Berkualitas di Taiwan

×

IKN-Taipei – Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) di Taiwan kembali menunjukkan peran strategisnya dalam penguatan kualitas sumber daya manusia Banjar dan Indonesia melalui penyelenggaraan kegiatan bertema “Mempersiapkan Generasi Banjar dan Indonesia untuk Studi Berkualitas di Taiwan”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh pelajar, mahasiswa, orang tua, serta masyarakat Banjar di Taiwan dan Indonesia.

Acara diawali dengan sambutan dari Dr. Taufik Arbain, S.Sos., M.Si., yang juga dikenal sebagai Datuk Cendekia Hikmadiraja Kesultanan Banjar, selaku Sekretaris Jenderal Kerukunan Bubuhan Banjar Sa-Dunia. Dalam sambutannya, Dr. Taufik menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi besar KBB, yakni “Banjar Mendunia”. Menurutnya, pendidikan internasional merupakan salah satu jalan utama untuk membawa generasi Banjar agar mampu berkiprah di tingkat global, sekaligus tetap berakar pada nilai budaya, etika dan kearifan lokal Banjar.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Arif Sulistiyo, Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei. Dalam sambutan arahan sekaligus pembukaan acara, Arif Sulistiyo menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kerukunan Bubuhan Banjar di Taiwan yang secara konsisten mendorong literasi pendidikan luar negeri. Ia menekankan bahwa Taiwan merupakan salah satu destinasi studi yang sangat potensial bagi pelajar Indonesia, dengan kualitas perguruan tinggi yang baik, lingkungan akademik yang kondusif, serta beragam skema beasiswa dari pemerintah maupun universitas.

Turut hadir dan memberikan dukungan, Novrizal, Kepala Bidang Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Pendidikan Sosial dan Budaya (Pensosbud) KDEI Taipei, yang menyoroti pentingnya peran komunitas diaspora dalam mendampingi Warga Negara Indonesia di luar negeri. Ia menegaskan bahwa kegiatan edukatif seperti ini tidak hanya memberikan informasi akademik, tetapi juga memperkuat kesiapan mental, sosial dan budaya calon mahasiswa Indonesia di Taiwan.

Muhammad Ghalih, Ketua Kerukunan Bubuhan Banjar (PWNL–KBB) Taiwan, yang memaparkan gambaran umum peluang studi di Taiwan, mulai dari sistem pendidikan, beasiswa, hingga tantangan adaptasi mahasiswa internasional. Selain itu, sesi berbagi pengalaman juga diisi oleh mahasiswa Indonesia di Taiwan, yaitu Muhammad Khofi dari National Dong Hwa University (NDHU), Al Zahra Wefada dari Southern Taiwan University of Science and Technology (STUST), serta Muhammad Riki S. P. dari Taipei Medical University (TMU). Para narasumber muda ini berbagi pengalaman langsung mengenai kehidupan akademik, budaya kampus, serta tips praktis bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi di Taiwan.

Melalui sinergi antara Kerukunan Bubuhan Banjar, KDEI Taipei, unsur Kesultanan Banjar, serta mahasiswa Indonesia di Taiwan, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menyiapkan generasi Banjar dan Indonesia yang unggul, berdaya saing global, dan siap membawa nama daerah serta bangsa ke kancah internasional.

Kerukunan Bubuhan Banjar di Taiwan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program edukatif dan inspiratif sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Banjar Mendunia. (MG)

0Komentar