IKN-Bukittinggi – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Hj. Yesi Endriani, S.M, menggelar reses perorangan masa persidangan kedua tahun 2025/2026 dengan fokus utama pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan perlindungan anak. Kegiatan yang berlangsung di Dapil III (Bukittinggi - Agam) ini menghadirkan kolaborasi lintas sektor untuk menjawab tantangan zaman modern.
Sinergi untuk Masa Depan Anak
Dalam sambutannya, perwakilan dari Dinas Pendidikan menyampaikan pesan menyentuh mengenai komitmen terhadap generasi muda. "Momen ini adalah niat tulus dalam hati untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita. Kita tidak ingin anak-anak kita 'cedera' atau kalah ditelan zaman", tegasnya.
Kehadiran jajaran Kadisdik dan Kadis P3APPKB (Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana) menjadi poin krusial. Hj. Yesi menjelaskan bahwa kehadiran mereka adalah bentuk jemput bola agar aspirasi masyarakat terkait pendidikan dan perlindungan keluarga bisa langsung didengar oleh eksekutor kebijakan.
Ketahanan Keluarga Sebagai Pilar Negara
Hj. Yesi Endriani menekankan bahwa tugas DPRD tidak hanya membuat anggaran dan pengawasan, tetapi juga memastikan kebijakan seperti Perda Pembangunan Ketahanan Keluarga terimplementasi dengan baik.
"Negara yang kuat terbangun dari ketahanan keluarga yang hebat. Peran pemerintah sangat diperlukan di sini. Selain menjemput aspirasi, hal yang tidak kalah penting adalah membentengi keluarga kita dari pengaruh negatif zaman, termasuk isu penyimpangan perilaku di usia anak", ujar Hj. Yesi.
Waspada Kekerasan Seksual dan Tantangan Modern
Acara ini juga menghadirkan perspektif ahli dari Yuninda Tria Ningih, S.Psi., M.Psi, Psikolog. Dalam paparannya, ia menyoroti maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak serta pentingnya langkah pencegahan dini. Diskusi berkembang pada kekhawatiran orang tua terhadap pengaruh lingkungan modern, termasuk isu perilaku menyimpang (LGBT) di kalangan anak-anak.
Hj. Yesi menegaskan bahwa selain peran guru di sekolah, peran orang tua jauh lebih penting sebagai garda terdepan pelindung anak.
Kehadiran Tokoh Masyarakat
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, diantaranya Tim Dinas P3APPKB (Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana), Psikolog, Dinas Pendidikan dan SDN 08 Tarok Dipo, perangkat kecamatan dan tokoh masyarakat setempat. (AT)

0Komentar