IKN-Mandailing Natal – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, organisasi kepemudaan Naposo Nauli Bulung (NNB) Desa Manyabar Julu dan Manyabar Jae menggelar bakti sosial kebersihan makam di dua desa, sabtu, (25/01/26) lalu. Kegiatan ini dipusatkan di area pemakaman umum yang selama ini menjadi tempat ziarah masyarakat setempat.
Sejak pagi hari, puluhan pemuda yang tergabung dalam NNB turun langsung ke lokasi dengan membawa peralatan kebersihan. Mereka membersihkan rumput liar yang menutupi nisan, mengumpulkan sampah plastik dan dedaunan kering, serta menata kembali area makam agar terlihat rapi dan mudah diakses warga. Aktivitas dilakukan secara gotong royong dan berlangsung hingga siang hari.
Ketua Naposo Nauli Bulung setempat menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda sosial yang sengaja digelar menjelang Ramadan. Menurut dia, kebersihan makam bukan hanya soal keindahan lingkungan, tetapi juga bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus upaya menyiapkan ruang yang layak bagi masyarakat yang akan berziarah selama bulan puasa.
“Ramadan selalu identik dengan refleksi diri dan peningkatan kepedulian sosial. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa peran pemuda tidak boleh terlepas dari persoalan lingkungan dan nilai-nilai sosial kemasyarakatan”, ujarnya.
Ia menambahkan, bakti sosial ini juga menjadi sarana memperkuat solidaritas antarpemuda di dua desa yang selama ini memiliki ikatan kekerabatan dan budaya yang kuat. Dengan bekerja bersama, para anggota NNB diharapkan semakin peka terhadap persoalan sosial di sekitarnya serta terdorong untuk terus berkontribusi secara nyata.
Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir di lokasi mengapresiasi inisiatif para pemuda tersebut. Mereka menilai kegiatan kebersihan makam menjelang Ramadan merupakan tradisi positif yang perlu dijaga dan dilanjutkan. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan semacam ini dinilai mampu membangun karakter generasi muda yang peduli, bertanggung jawab, dan berjiwa sosial.
Bakti sosial ini tidak hanya dimaknai sebagai kerja fisik semata tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan etos kepedulian kolektif dan semangat gotong royong yang mulai tergerus di tengah perubahan sosial. NNB berharap, kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin, tidak hanya menjelang Ramadan, tetapi juga dalam berbagai momentum penting lainnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan lancar tanpa kendala berarti. Naposo Nauli Bulung Manyabar Julu dan Manyabar Jae menyatakan komitmennya untuk terus mendukung terciptanya lingkungan desa yang bersih, sehat, dan berdaya, sejalan dengan nilai-nilai sosial dan spiritual yang hidup di tengah masyarakat Mandailing Natal. (MMP)

0Komentar