Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Afrizal, S.H dari Posko Damkar Biaro. Fokus utamanya adalah memberikan pemahaman bahwa tugas seorang petugas Damkar tidak hanya memadamkan api, tetapi juga mencakup aksi penyelamatan (rescue) lainnya sesuai permintaan masyarakat.
Materi Edukasi Mengenal Api dan Profesi Damkar
Dalam sesi ini, anak-anak diajarkan untuk memahami dua sisi api sebagai kawan saat terkendali dan sebagai lawan saat menimbulkan kerugian. Poin penting yang disampaikan antara lain,
Pengenalan Profesi Menjelaskan bahwa Damkar adalah pahlawan lingkungan yang juga menangani evakuasi hewan berbisa, pelepasan cincin, hingga pohon tumbang.
Langkah Awal Menghadapi Kebakaran Cara bersikap tenang dan langkah-langkah dasar jika melihat api, seperti berteriak minta tolong atau menjauh dari sumber api. Dalam kegiatan edukasi ini juga di jelaskan simulasi kompor rumah tangga khusus bagi guru dan wali murid mengenai cara menangani kebocoran gas atau api kecil di dapur agar tidak meluas. Begitu juga metode pemadaman secara tradisional hingga modern.
Anak-anak tidak hanya menonton, tetapi juga diperkenalkan dengan alat-alat pemadam secara langsung dengan menggunakan karung goni basah untuk menutup sumber api. Kemudian cara modern pengenalan alat pemadam ringan (APAR) serta fungsi selang pemadam pada armada mobil Damkar.
"Kegiatan ini sangat penting agar anak usia dini memiliki kesiapsiagaan sejak dini. Kami berkoordinasi dengan pihak sekolah agar simulasi dilakukan dengan cara yang menyenangkan namun tetap mengutamakan keselamatan", ujar Afrizal, S.H.
Arsiyati, guru TK Pembina Kamang Magek mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan ini. "Kami sangat berterimakasih kepada tim Damkar Biaro. Dengan adanya praktik langsung seperti ini, anak-anak jadi tidak takut lagi melihat petugas berbaju oranye, justru mereka terinspirasi dan paham apa yang harus dilakukan jika ada bahaya di sekitar mereka", Tegasnya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama dan simulasi penyemprotan air yang disambut antusias oleh seluruh murid TK Pembina Kamang Magek. (AT)


0Komentar