GpGiTSWiBSCpBSA6BSriTfdoGd==
Light Dark
Ghalih Foundation dan GNPRO Jajaki Kolaborasi Pendidikan dan Pelatihan Dengan UNITAR Jepang

Ghalih Foundation dan GNPRO Jajaki Kolaborasi Pendidikan dan Pelatihan Dengan UNITAR Jepang

×

IKN-Hiroshima – Yayasan Ghalih Pelopor Pendidikan (Ghalih Foundation) bersama Global Network Professional (GNPRO) menjajaki peluang kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan, pelatihan, dan pengembangan sumber daya manusia melalui kunjungan ke United Nations Institute for Training and Research (UNITAR) di Hiroshima, Jepang.

Kunjungan tersebut dilakukan oleh Muhammad Ghalih, Ketua Foundation sekaligus Ketua GNPRO, yang tengah mengikuti program kepemimpinan internasional IATSS Forum Batch 70 di Jepang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring internasional dan menggali peluang pengembangan kurikulum pendidikan serta pelatihan yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Pendidikan Berkualitas Harus Dapat Diakses Semua Kalangan

Ghalih Foundation dan GNPRO menaruh perhatian pada pengembangan kurikulum pendidikan berbasis kompetensi, kepemimpinan, literasi digital, kewirausahaan, dan pembangunan berkelanjutan.

Usulan pernyataan Muhammad Ghalih, Ketua Ghalih Foundation dan GNPRO, “pendidikan berkualitas seharusnya tidak dibatasi oleh wilayah geografis, status sosial, maupun latar belakang pekerjaan. Melalui Ghalih Foundation dan GNPRO, kami ingin membangun jembatan antara pengetahuan global dan kebutuhan pendidikan masyarakat, termasuk bagi pekerja migran Indonesia di luar negeri”. 

Ia juga menekankan pentingnya mengembangkan pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kami berharap penjajakan dengan UNITAR dapat membuka peluang pertukaran pengetahuan, pengembangan kurikulum, serta pelatihan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Bagi kami, SDGs bukan sekadar agenda global, tetapi harus diterjemahkan menjadi program pendidikan dan pemberdayaan yang dapat dirasakan manfaatnya secara langsung”.

PKBM di Taiwan Menjadi Salah Satu Prioritas

Salah satu program yang menjadi perhatian Ghalih Foundation adalah pengembangan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan. Inisiatif tersebut diarahkan untuk memperluas akses pendidikan kesetaraan, meningkatkan kompetensi profesional, dan menyediakan kesempatan pembelajaran sepanjang hayat bagi masyarakat Indonesia yang bekerja di luar negeri.

Melalui pengembangan kurikulum dan pelatihan yang lebih adaptif, PKBM diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan komunitas yang menghubungkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan keterampilan kerja dan kewirausahaan.

Memperkuat Kemitraan Global untuk SDGs

Melalui GNPRO, Ghalih Foundation juga berupaya memperkuat kolaborasi antara akademisi, profesional, lembaga pendidikan, dan organisasi internasional. Penjajakan tersebut berkaitan dengan SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDG 10 tentang pengurangan kesenjangan, serta SDG 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan.

Kunjungan ke UNITAR Hiroshima menjadi bagian dari proses pembelajaran dan penjajakan kerja sama. Hingga saat ini, belum diumumkan adanya kesepakatan formal antara organisasi-organisasi tersebut.

Ke depan, Ghalih Foundation dan GNPRO berharap dapat menindaklanjuti komunikasi kelembagaan untuk mengidentifikasi peluang pengembangan modul pembelajaran, pelatihan tenaga pendidik, dan program pemberdayaan masyarakat.

Dengan semangat “Local Action, Global Impact,” Ghalih Foundation dan GNPRO terus berupaya menghubungkan inisiatif pendidikan masyarakat Indonesia dengan jejaring pengetahuan dan kemitraan internasional. (MG)

0Komentar