GpGiTSWiBSCpBSA6BSriTfdoGd==
Light Dark
Kecamatan Dramaga Bersama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Launching Hutan Kota

Kecamatan Dramaga Bersama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Launching Hutan Kota

×

IKN-Bogor – Kecamatan Dramaga menjadi salah satu lokasi pelaksanaan serentak launching penanaman pohon tingkat Kabupaten Bogor, dengan menggagas pembangunan hutan kota pertama di wilayahnya.

Kegiatan yang dilaksanakan berkolaborasi dengan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan dan perangkat daerah Kabupaten Bogor berlangsung di lahan cadangan tanah makam seluas 1,4 hektare di Kampung Mekarsari, RT 03 RW 06, Desa Neglasari.

Dari total lahan yang disiapkan, sekitar 1 hektare dapat langsung digunakan untuk penanaman, sementara sisanya akan dioptimalkan secara bertahap mengatasi tantangan kontur tanah yang menonjol. Penataan dilakukan dengan memperhatikan fungsi sosial kawasan sebagai pemakaman, dengan menerapkan jarak tanam standar 8 x 5 meter per pohon. Setiap petak penataan dirancang untuk menampung sekitar 12 makam, sehingga fungsi pemakaman tetap terjaga sekaligus menyediakan ruang hijau dan kawasan resapan air.

Camat Dramaga Atep S. Sumaryo, S.H., M.M. menegaskan komitmen bersama seluruh pihak untuk mengembangkan kawasan ini menjadi ikon hijau yang bermanfaat. “Launching hari ini bukan hanya tentang penanaman, tetapi merupakan langkah konkrit untuk mewujudkan arahan Bupati Bogor dalam menciptakan lingkungan yang lestari. Kami telah mendapatkan dukungan penuh dari para penggarap lahan yang siap menjaga dan merawat setiap tanaman”, jelasnya.

Kegiatan ini menghadirkan sekitar 800 pohon dari berbagai jenis tanaman, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan memberikan kontribusi signifikan berupa 100 pohon sengon, 100 pohon akasia, 30 pohon matoa, dan 20 pohon gandaria. Dukungan tambahan datang dari Kwaran Pramuka dengan pohon gandaria dan 50 pohon kelapa, serta bantuan pohon akasia dari Dinas Pertanian dan Hortikultura.

“Keterlibatan langsung masyarakat menjadi modal utama keberlanjutan program ini. Mereka yang berada di lokasi setiap hari akan menjadi ujung tombak dalam pengawasan, didukung oleh pemantauan berkala dari pihak kami dan mitra kerja”, pungkas Camat Atep.

Hutan kota pertama di Kecamatan Dramaga diharapkan menjadi model pembangunan hijau berbasis kolaborasi yang dapat diikuti oleh kecamatan lain di Kabupaten Bogor, memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu ditempat yang sama Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Tedi Kurniawan, S.T., menjelaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pembangunan hutan kota ini. “Kami menetapkan target agar seluruh pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik. Evaluasi akan dilakukan setiap minggu dan hingga bulan Juni mendatang, seluruh pohon yang tidak tumbuh akan kami ganti secara cuma-cuma”, ucapnya.

Kegiatan penanaman pohon ini ini memiliki tujuan strategis untuk mengatasi penurunan debit dan kualitas air tanah di Kecamatan Dramaga. “Dengan bertambahnya tutupan hijau, kami mengharapkan sumber mata air di sekitar wilayah dapat kembali meningkat, sekaligus meningkatkan kualitas udara dan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat”, tambahnya.

Pengelolaan kawasan hutan kota kedepan akan dilakukan secara sinergis antara Kecamatan Dramaga, Kwaran Pramuka, Pemerintah Desa Neglasari dan masyarakat sekitar. Para penggarap lahan diperbolehkan menjalankan sistem tumpang sari pada lahan tersebut, dengan syarat tetap menjaga dan melakukan perawatan rutin terhadap tanaman yang telah ditanam, pangkasnya.(Jhon)

0Komentar