Momentum ini menandai langkah strategis Pemko Bukittinggi di bawah kepemimpinan Ramlan Nurmatias dan Wakil Wali Kota Ibnu Asis yang telah memasuki bulan ke-10 masa jabatan. Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan pentingnya efektivitas birokrasi dan komitmen terhadap pelayanan publik.
Evaluasi Berkala dan Disiplin Kinerja
Wali Kota menginstruksikan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk bergerak cepat dalam merealisasikan program pembangunan sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Sebagai bentuk akuntabilitas, ia mewajibkan adanya pelaporan kinerja secara tertulis setiap bulan.
"Setiap SKPD harus menyiapkan dan melaksanakan kegiatan dengan presisi. Laporan kinerja bulanan akan menjadi instrumen evaluasi bersama untuk memastikan semua target tercapai tepat waktu", tegas Ramlan.
Fokus Strategis: Penataan Pasar dan Penguatan PAD
Memasuki tahun 2026, sektor ekonomi menjadi sorotan utama. Wali Kota mengungkapkan bahwa penataan pasar akan menjadi fokus awal tahun ini. Langkah ini dinilai krusial bukan hanya untuk estetika kota, tetapi sebagai motor penggerak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Penataan pasar adalah langkah strategis kita untuk menciptakan ketertiban dan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung. Jika pasar kita representatif, ekonomi daerah akan kuat dan PAD kita akan meningkat secara signifikan", tambahnya.
Persiapan Menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri
Selain fokus pada ekonomi, Wali Kota juga memberikan atensi khusus pada persiapan menyambut bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri yang kian dekat. Ia menginstruksikan jajaran terkait untuk segera melakukan pembenahan, pemeliharaan, dan penataan ruang kota guna menjamin kenyamanan masyarakat serta wisatawan.
Pesan Moral: Kerja Solutif dan Beretika
Menutup arahannya, Ramlan Nurmatias mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk hadir sebagai pemberi solusi bagi setiap persoalan di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya budaya kerja yang positif dan berintegritas.
"Mari kita jalankan program prioritas di berbagai bidang dengan semangat tinggi. Bekerjalah dengan perasaan senang (enjoy), namun tetap disiplin mematuhi aturan dan menjunjung tinggi etika. Kita harus menjadi solusi bagi masyarakat Bukittinggi," pungkasnya. (AT)

0Komentar