IKN-Mataram – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Sasaka Nusantara sukses menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) Ke-1, sebagai forum tertinggi organisasi dalam rangka sinergi, evaluasi kepengurusan serta penetapan arah dan program strategis organisasi ke depan.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, perwakilan daerah, pihak kepolisian, TNI, pendiri, tokoh agama, adat, pemuda, tokoh masyarakat, serta pembina organisasi. Musyawarah ini berlangsung pada sabtu (27/12/25) Di Rumah Makan 33 Praya Lombok Tengah dengan penuh khidmat, demokratis dan menjunjung tinggi nilai musyawarah mufakat serta kearifan lokal nusantara.
Laporan Ketua Panitia MUBES Ke-1 DPP Sasaka Nusantara Moh. Mukarrijal menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Musyawarah Besar Ke-1 ini merupakan tonggak sejarah bagi Sasaka Nusantara. Selain sebagai ajang sinergi organisasi, MUBES ini menjadi ruang untuk menyatukan visi dan komitmen demi penguatan peran organisasi di tengah masyarakat”, ujarnya.
Ia berharap keputusan dan rekomendasi MUBES dapat menjadi pijakan kuat bagi kepengurusan selanjutnya dalam menjalankan roda organisasi secara profesional dan berkelanjutan.
Sambutan dari Pembina Sasaka Nusantara H. Lalu Wirahman Wiredarma sekaligus membuka acara ini serta menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Musyawarah Besar Ke-1 DPP Sasaka Nusantara.
“Musyawarah Besar ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi momentum penting untuk memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai kearifan lokal, serta menempatkan Sasaka Nusantara sebagai kekuatan moral dan sosial di tengah masyarakat”, ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial.
“Kami berharap Sasaka Nusantara mampu melahirkan program-program nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat serta konsisten mengawal nilai kebangsaan dan persaudaraan”, tambahnya.
Ketua Umum DPP Sasaka Nusantara Mamiq Lalu Ibnu Hajar, dalam sambutannya menegaskan bahwa MUBES merupakan momentum strategis untuk meneguhkan jati diri dan cita-cita organisasi.
“Sasaka Nusantara lahir sebagai wadah pengabdian untuk menjaga nilai-nilai persatuan, kearifan lokal dan semangat kebangsaan. Melalui Musyawarah Besar Ke-1 ini, kita menegaskan kembali arah perjuangan organisasi agar tetap relevan dan bermanfaat bagi masyarakat luas”, tegas Ketua Umum.
Ia juga mengajak seluruh kader dan pengurus untuk menjaga soliditas, menjunjung tinggi etika organisasi serta aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial, budaya dan kebangsaan.
Acara Selanjutnya adalah ritual penyerahan Tongkat Komando Naga Sasaka Nusantara kepada Kapolres Lombok Tengah sebagai bentuk sinergitas antara ormas dengan kepolisian dan pembacaan Syair Sasaka Nusantara, dengan motif naga melambangkan kekuatan dan kebijaksanaan serta keberanian dalam memimpin.
Kapolres Lombok Tengah, AKBP Eko Yusmiarto, S.I.K., turut memberikan sambutan dan apresiasi atas terselenggaranya Musyawarah Besar Ke-1 Dewan Pimpinan Pusat Sasaka Nusantara sebagai wadah konsolidasi organisasi yang menjunjung nilai persatuan dan ketertiban sosial.
“Musyawarah Besar ini merupakan bentuk kedewasaan dalam berorganisasi. Sasaka Nusantara diharapkan mampu menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban masyarakat, serta memperkuat persatuan dan toleransi di tengah keberagaman”, ujar Kapolres Lombok Tengah.
Ia menegaskan bahwa peran organisasi kemasyarakatan sangat penting dalam menciptakan suasana kondusif di masyarakat.
“Kami dari Kepolisian mendukung setiap kegiatan organisasi yang bersifat positif, menjunjung hukum, serta berkontribusi dalam menjaga kamtibmas. Semoga hasil MUBES ini mampu melahirkan kepengurusan yang solid, berintegritas dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas”, tegasnya.
Kapolres juga mengajak seluruh elemen Sasaka Nusantara untuk terus menjalin komunikasi yang baik dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah guna menciptakan kehidupan sosial yang aman, damai dan bermartabat.
Acara Selanjutnya adalah pemotongan nasi tumpeng oleh Kapolres Lombok Tengah didampingi oleh tokoh penting yang hadir.
Melalui MUBES Ke-1 ini, Sasaka Nusantara diharapkan semakin solid, mandiri dan adaptif terhadap tantangan zaman serta mampu berkontribusi aktif dalam menjaga persatuan dan keberagaman Nusantara.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan komitmen seluruh peserta untuk menjalankan hasil Musyawarah Besar secara amanah dan bertanggung jawab demi kemajuan organisasi dan bangsa. (Hamdiono)

0Komentar